Pekanbaru,KontenTV.com – Pengadilan Tinggi/PT Riau di bawah kepemimpinan Dr. Hj. Diah Sulastri Dewi, S.H., M.H. atau yang sering di sapa Bunda Dewi berhasil mengukir prestasi tingkat nasional dengan meraih penghargaan Abhinaya Upangga Wisesa Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung Republik Indonesia atas keunggulan performa peradilan di wilayah tersebut.
Dalam pernyataannya, Bunda Dewi menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras bersama yang didedikasikan untuk publik.
”Penghargaan Abhinaya Upangga Wisesa ini bukan hanya milik aparatur peradilan, akan tetapi milik masyarakat Provinsi Riau. Mohon kami dibantu, kita jaga, dan kita pertahankan. Insyaallah ke depannya kita akan menjadi lebih baik lagi,” ucap Bunda Dewi.

Selain prestasi, Bunda Dewi juga memaparkan langkah strategis terkait pengembangan infrastruktur peradilan di Riau. Beliau mengklarifikasi mengenai status anggaran pembangunan lahan satu hektar di Parit Indah yang sempat tertunda dan juga merupakan akan di bangun Pengadilan Negeri/PN Pekanbaru kelas 1A.
Terkait persoalan efisiensi aset, beliau telah mengusulkan rencana pemanfaatan gedung Pengadilan Negeri Pekanbaru lama yang terletak di Jalan Teratai,kecamatan Sukajadi dan nantinya Gedung tersebut akan difungsikan sebagai Pusat Gedung Arsip Terpadu yang melayani berbagai badan peradilan.
”Kami telah membuat surat kebutuhan gedung arsip untuk Pengadilan Tinggi Riau, Pengadilan Tinggi Agama, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, hingga Pengadilan TUN. Semuanya akan disatukan di tempat yang lama di Jalan Teratai sehingga aset tersebut tetap berfungsi optimal,” jelasnya.
Guna memastikan proses pembangunan berjalan sesuai aturan, Bunda Dewi juga turun langsung mendampingi tim Sekretariat dalam meninjau kondisi di Pengadilan Pekanbaru dan Pengadilan Siak. Langkah ini diambil untuk memberikan kejelasan teknis agar penangguhan anggaran dapat segera dibuka.
”Saya turun langsung mendampingi tim peninjau karena saya ingin kejelasan mengapa ‘bintangnya’ belum dibuka. Alhamdulillah, sekarang semuanya sudah terjawab,” pungkasnya.
Masih kata Bunda Dewi,dengan integrasi sistem arsip dan pembangunan gedung baru ini, diharapkan pelayanan hukum bagi masyarakat Riau akan semakin modern, transparan, dan akuntabel.
Reporter Riz












Komentar