Sekretaris BPKAD Akui Terima Rp 150 Juta dari Kadis PUPR untuk ‘Biaya Operasional’ di Jakarta

Sekretaris BPKAD Akui Terima Rp 150 Juta dari Kadis PUPR untuk 'Biaya Operasional' di Jakarta

Pekanbaru,KontenTV.com – Lanjutan perkara tindak pidana korupsi Abdul Wahid (Gubri Non Aktif),salah seorang saksi akui menerima uang dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri/PN Pekanbaru,Rabu,8 April 2026 dengan terdakwa  M. Arief Setiawan (Kepala Dinas PUPR PKPP Riau), dan Dani M. Nursalam (Tenaga Ahli Gubernur Riau).

Sidang yang dipimpin oleh Delta Tamtama selaku Hakim Ketua dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum/JPU KPK.

Salah seorang saksi Ispan S.Syahputra,HS yang saat ini menjabat selaku Sekertaris BPKAD Provinsi Riau dan pada saat itu selaku Plt Kadis BPKAD dalam persidangan menjelaskan adanya pergeseran anggaran.

“Pergeseran anggaran itu sebanyak lima kali (Pertengahan Januari 2025,Februari 2025,April 2025,Juni 2025 dan Juli 2025).Dipergeseran bulan April,Juni dan Juli pada saat itu Gubernur Riau nya adalah Abdul Wahid,”jelas Ispan.

Disampaikan oleh Ispan bahwa pergeseran angaran itu paling besar di Dinas PUPRPKPP dengan nilai sebesar Rp 271 M,dikarenakan untuk kegiatan jalan di Riau dan untuk membayar tunda bayar pekerjaan sebesar Rp 37 M yang diusulkan oleh Kadis yaitu terdakwa M.Arief.

“Sebelum angaran pergeseran dilaksanakan,terlebih dahulu kami melakukan evaluasi dengan Kemendagri di salah satu hotel di Jakarta,”terang Ispan.

Sambung Ispan pada saat rapat yang dilaksanakan selama 1 hari itu dihadiri oleh 9 orang dari Kemendagri sebagai narasumber.

“Usai rapat kami memberikan anggaran/biaya kepada para narasumber dengan nilai yang bervariasi,”sebut Ispan.

Dengan anggaran yang terbatas akhirnya Ferry Yonanda selaku Sekertaris Dinas PUPRPKPP Riau menemui Ispan untuk memberikan bantuan senilai Rp 150 juta.

“Ferry menemui saya dan mengatakan akan membantu biaya operasional untuk kegiatan itu yang besarnya Rp 150 jt,”ungkap Ispan.

“Kata Ferry saat itu ada bantuan dari Pak Kadis untuk tambahan biaya operasional ke Jakarta,tetapi uangnya saya minta diserahkan kepada Mardoni Akrom selaku Kabid Anggaran BPKAD Riau,”tuturnya.red

Komentar